A Dream I Had

The first day hanging out on my verandah, looking out at the backyard garden, covered under the black locust tree and see-through tarp; this year, this season, still at the same house, same country, same dimension.

Sejak kemarin aku kegandrungan nyamperin blog-blog tetangga yang berhubungan dengan tag wordpress “kehamilan” atau “hamil”. Maklum, masih dalam PBA (proses bikin anak) jadi masih getol baca-baca, nyari-nyari ilmu dan cerita-cerita menarik.

Untung berkat browsing jadi mayan paham perkembangan blogging emak dan calon emak di belantara bumi (oye, cuma baca-baca blog orang ber-Bahasa dan ber-Inggris). Menarik memang menelaah proses belajar dan mengajar di kehidupan selepas institusi “kemasyarakatan”.  The real learning is not in school, so said the wise man (lupa ya siapa yang ngomong, Mark Twain? Sori, males google.).

Masuk siklus kedua PBA, aku bertekad nambah suplemen untuk nyuport rahimku saat masa subur nanti (mulai hari ke 9-16, kira-kira). Tapi sebelom itu, perlu ketemu GP (general practitioner – dokter umum) dulu untuk memantau hasil tes darah minggu lalu.

GP awalku yang cepat tanggap (dan kini udah pindah praktek ke klinik ntah dimana) meminta agar tes darah pas hari ke 21 siklus PBA pertama, which conveniently fell on the Saturday, 23rd January 2016. Dan karena hasilnya mesti nunggu kira-kira 4-5 hari kerja, aku milih untuk ketemu si bu dokter minggu ini.

Dan kemarin akhirnya bertemu beliau. Masih muda, tampaknya baru lulus, namun karena ternyata beliau sendiri cerita kalo doi mengalami apa yang aku alami, jadi dia langsung paham apa jalur yang mestinya aku ambil.

Yang bikin makin sreg, beberapa hari sebelomnya aku bermimpi ketemu cewe asing yang ngebahas kalo doi pengen hamil. Di mimpi itu aku menjadi observer mimpi. Ternyata si cewe ini mukanya mirip sama bu dokter yang aku temuin IRL. Wokeh, jalur yang aku ambil bener-bener positif tampaknya ya G-d.

*Full of mysticism woo here.*

Note: this post was written last year, February 2016. I just found it hidden in the draft, I never had the gut to post it before, but now it seems like a good time.

 

Source of picture: cdn2.asweetlife.org/wp-content/uploads/2016/10/the-artificial-pancreas-realizing-a-dream-in-increments-2-800×600.jpg

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s